
Suasana khidmat dan penuh nuansa budaya khas Jawa menyelimuti pusat pemerintahan Kabupaten Blitar pada hari Rabu, 5 Agustus 2026. Dalam rangka memeriahkan puncak peringatan Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar, diselenggarakan prosesi upacara sakral dan megah yang dihadiri oleh seluruh jajaran pemerintahan, termasuk seluruh perangkat desa se-Kabupaten Blitar. Tak terkecuali, aparatur Pemerintah Desa Rejoso yang turut hadir langsung dan berpartisipasi aktif dalam momen bersejarah ini.
Rangkaian acara puncak yang berpusat di kawasan alun-alun dan Pendopo Ronggo Hadinegoro ini dikemas dalam bentuk tradisi Pisowanan Agung. Acara ini menjadi simbol pemersatu sekaligus wujud nyata pelestarian tradisi dan warisan leluhur. Sesuai dengan pakem budaya yang diterapkan, seluruh peserta yang hadir, termasuk perwakilan dari Desa Rejoso, tampil gagah dan anggun mengenakan pakaian adat Jawa. Para pria tampak mengenakan beskap, kain jarik, lengkap dengan blangkon, sementara para wanita mengenakan kebaya tradisional. Penggunaan busana adat ini bukan sekadar formalitas semata, melainkan bentuk penghormatan dan kebanggaan terhadap identitas lokal di tengah arus modernisasi.
Peringatan Hari Jadi ke-702 ini tidak hanya menjadi ajang seremonial tahunan, tetapi juga momentum refleksi dan konsolidasi bagi seluruh pemangku kebijakan di wilayah Kabupaten Blitar. Kehadiran perangkat desa dari seluruh penjuru daerah, dari hulu hingga hilir, mempertegas komitmen sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah kabupaten hingga ke tingkat pemerintahan desa.
Bagi Pemerintah Desa Rejoso, partisipasi dalam acara Pisowanan Agung ini menjadi dorongan semangat tersendiri untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Melalui kebersamaan ini, Desa Rejoso berkomitmen untuk terus menyelaraskan program-program desanya dengan visi misi Kabupaten Blitar, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang lebih mandiri, maju, dan berbudaya.
/MMD Filkom UB 2026 – Kelompok 16












