

Pelestarian adat budaya desa adalah upaya untuk menjaga dan melestarikan nilai -nilai budaya dan adat istiadat yang ada di masyarakat desa. Ini melibatkan berbagai langkah dan strategi, seperti pembentukan lembaga kemasyarakatan desa dan adat desa, pengembangan budaya dan adat istiadat, serta penguatan lembaga adat untuk melestarikan kearifan lokal dan budaya desa. Dengan demikian, pelestarian adat budaya desa tidak hanya berfungsi sebagai acara ritual, tetapi juga sebagai cara hidup yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Desa Berbudaya: Menjaga Tradisi dan Adat dalam Era Modern adalah tentang pentingnya menjaga dan melestarikan tradisi dan adat di desa dalam era yang semakin modern ini. Meskipun banyak perubahan yang terjadi di masyarakat, namun tradisi dan adat tetap merupakan identitas yang harus dijaga agar tetap lestari. Tahun 2026 tepatnya tanggal 24 bulan Maret melaksanakan pelestarian adat budaya tahunan ruwatan dan sedekah bumi dalam rangka hari jadi desa Rejoso yang ke 171
Sedekah Bumi adalah tradisi agraris yang melambangkan rasa syukur kepada Tuhan dan alam yang memberikan rezeki. Tradisi ini dilakukan masyarakat dengan kenduri dan memanjatkan doa bersama di Punden dusun Kedungjati ,Punden Dusun Betek dan Kantor Desa Rejoso.
Filosofi: Sedekah Bumi mengajarkan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan menghormati hasil bumi sebagai karunia Tuhan.
Prosesi: Acara ini melibatkan doa bersama, penyajian sesaji, yang mencerminkan nilai-nilai keagamaan dan sosial.
Perkembangan: Tradisi ini telah berkembang seiring waktu, tetapi tetap mencerminkan nilai-nilai kearifan lokal dan pelestarian lingkungan.
Dengan demikian, Sedekah Bumi bukan hanya ritual budaya, tetapi juga refleksi kesadaran ekologis masyarakat terhadap pentingnya menjaga harmoni dengan alam.
Tujuan dari ruwatan bersih desa adalah untuk memohon perlindungan dari hal-hal negatif dalam kehidupan sehari-hari dan untuk membuang kesialan serta menghilangkan energi negatif. Selain itu, ruwatan bersih desa juga berfungsi sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas karunia alam dan hasil bumi yang diberikan. Dalam doa dan rangkaian acara, masyarakat memohon agar kehidupan berikutnya lebih baik, penuh berkah, serta dijauhkan dari segala bencana atau sengkolo. Ruwatan bersih desa juga berperan dalam pelestarian budaya dan peperangan sosial antar warga desa./ Jurnalist desa by keket









