

Sosialisasi Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Pada Hewan/Ternak
Sosialisasi penyakit mulut kuku (PMK) pada hewan ternak adalah Pemerintah Desa Rejoso bekerja sama dengan dinas Peternakan Kabupaten Blitar melaksanakan kegiatan penting untuk memberikan edukasi kepada peternak dan masyarakat mengenai gejala, cara penularan, dan pengendalian wabah PMK. Kegiatan ini bertujuan untuk menekan penyebaran wabah dan mengurangi kerugian ekonomi akibat penurunan produksi ternak. Berikut adalah beberapa poin penting dari sosialisasi PMK:
Pengenalan PMK: PMK adalah penyakit infeksi virus yang bersifat akut dan sangat menular pada hewan berkuku genap/belah. Penyakit ini ditandai dengan adanya pembentukan vesikel/lepuh dan erosi di mulut, lidah, gusi, nostril, puting, dan di kulit sekitar kuku.
- Gejala dan Penularan: PMK dapat menimbulkan kerugian ekonomi akibat menurunnya produksi dan menjadi hambatan dalam perdagangan hewan dan produknya.
- Pengendalian: Untuk mengendalikan PMK, peternak perlu mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada hewan ternak serta menjaga kebersihan atau memberikan desinfektan secara berkala.
- Pencegahan: Peternak dapat melakukan pencegahan dengan mengetahui gejala-gejala yang terjadi pada hewan ternak serta menjaga kebersihan atau memberikan desinfektan secara berkala.
Sosialisasi PMK juga dilakukan dalam rangka pemantauan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha Tahun 2025 di Rejoso. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan peternak mengenai pentingnya menjaga kebersihan dan desinfektan pada hewan ternak.
Sosialisasi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan/ternak.PMK atau dikenal juga sebagai Foot and Mouth Disease (FMD) dan Apthtae Epizooticae adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan virus.
PMK pada hewan tidak membahayakan kesehatan manusia, daging dan susu tetap aman dikonsumsi selama dimasak dengan benar./jurnalist by keket









