

Konvergensi penurunan stunting
Berbagai upaya dilakukan Pemerintah desa Rejoso bersinergi dengan bidan desa dan PKM Puskesmas Binangun dalam menurunkan stanting dia desa Rejoso salah satunya Konvergensi penurunan stunting melalui musyawarah adalah pendekatan intervensi yang dilakukan secara terkoordinir dan bersama sama kepada target sasaran wilayah geografis dan rumah tangga prioritas untuk mencegah stunting. Intervensi ini mencakup kegiatan yang langsung mengatasi penyebab terjadinya stunting, seperti kecukupan asupan makanan dan gizi, pemberian makan, perawatan, dan pola asuh, serta pengobatan infeksi/penyakit. Selain itu, juga mencakup kegiatan yang tidak langsung dalam mengatasi penyebab stunting, seperti peningkatan akses pangan bergizi, kesadaran, komitmen, dan praktik pengasuhan gizi ibu dan anak, serta penyediaan air bersih dan sanitasi. Musyawarah ini juga menjadi wadah strategis untuk mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi berbagai hambatan di lapangan, serta menyusun langkah konkret untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
8 tahapan aksi konvergensi percepatan pencegahan stunting:
- Aksi melakukan identifikasi sebaran stunting, ketersediaan program dan kendala dalam pelaksanaan integrasi intervensi gizi.
- Aksi menyusun rencana kegiatan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi.
- Menyelenggarakan rembuk stunting tingkat kabupaten/kota.
- Memberikan kepastian hukum bagi desa untuk menjalankan peran dan kewenangan desa dalam intervensi gizi terintegrasi.
- Aksi memastikan tersedia dan berfungsinya kader yang membantu pemerintah desa dalam pelaksanaan intervensi gizi terintegrasi di tingkat desa
- Meningkatkan sistem pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi di tingkat kabupaten/kota.
- Melakukan pengukuran pertumbuhan dan perkembangan anak balita dan publikasi angka stunting kabupaten/kota.
- Melakukan review kinerja pelaksanaan program dan kegiatan terkait penurunan stunting selama satu tahun terakhir. Jurnalist desa/by Keket









